Jumat, 21 Mei 2010

Kalau begitu, AKU persaksikan kepada kalian bahwa AKU telah mengampuni mereka."

Dengan menyebut nama ALLAH yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. Ia berkata,

Rasulullah s.a.w. bersabda, "sesungguhnya ALLAH memiliki para malaikat yang berkeliling dijalan-jalan (dibumi) untuk mencari orang-orang yang berdzikir. Jika mereka telah menemukan suatu kaum yang berdzikir kepada ALLAH, mereka saling memanggil kepada yang lain, "Kemarilah! Inilah yang kalian cari-cari!"
Merekapun menaungkan sayapnya hingga langit dunia."


Selanjutnya, ALLAH menanyakan kepada para malaikat perihal hamba-NYA meskipun sebenarnya IA lebih mengetahui,

  • "Apa yang diucapkan para hamba-KU?"


  • Malaikat menjawab, "Mereka sedang bertasbih, bertakbir, bertahmid kepada-MU dan mengagungkan-MU."


  • ALLAH bertanya, "Bagaimana sekiranya mereka melihat-KU?"


  • Malaikat : "Mereka tentu lebiih bagus lagi dalam beribadah, bersungguh-sungguh lagi mengagungkan dan lebih banyak lagi dalam bertasbih."


  • ALLAH : "Apa yang mereka minta?"


  • sesungguhnya syurga itu jauh lebih indah dari keindahan yang paling indah sekali yang ada dalam fikiran manusia. hingga keindahannya tak dapat dibayangkan.
  • Malaikat : "Mereka memohon surga kepada-MU."


  • ALLAH : "Apakah mereka melihatnya?"


  • Malaikat : "Tidak, demi ALLAH mereka tidak pernah melihatnya."


  • ALLAH : "Bagaimana jika mereka bisa melihatnya?"


  • Malaikat : "Jika mereka sudah bisa melihatnya, tentu lebih besar lagi keinginan untuk mendapatkannya dan lebih bersungguh-sungguh lagi dalam usaha meraihnya serta lebih besar lagi dalam usaha meraihnya serta lebih besar lagi kecintaan mereka terhadapnya."


  • ALLAH : "Dari apa mereka memohon perlindungan terhadap-KU?"


  • dan terhadap nerakapun demikian, sesungguhnya neraka itu jauh lebih panas dan penuh siksaan dari panas yang paling panas sekali dialam semesta ini. hingga kepedihannya tak dapat dibayangkan.
  • Malaikat : "Dari neraka."


  • ALLAH : "Apakah mereka sudah melihatnya?"


  • Malaikat : "Tidak, demi ALLAH mereka belum pernah melihatnya."


  • ALLAH : "Bagaimana jika mereka melihatnya?"


  • Malaikat : "Tentu mereka lebih bersungguh-sungguh lagi dalam usaha menghindar darinya dan lebih takut lagi terhadapnya."


  • ALLAH : "Kalau begitu, AKU persaksikan kepada kalian bahwa AKU telah mengampuni mereka."


  • Seorang malaikat berkata, "Namun diantara mereka ada seseorang yang sebenarnya bukan termasuk golongan mereka. Ia datang kesana lantaran ada keperluan pribadi (apakah ia juga mendapatkan ampunan-MU?"


  • ALLAH : "Mereka adalah teman satu majelis yang tiada akan mendapat celaka karena yang lainnya."




  • Subhanallah..

    Meskipun hanya sebatas kebetulan, tetapi sudah dimasukkan kedalam golongan orang-orang yang mendapat ampunan dari ALLAH S.W.T.

    Ya, inilah barakah dan manfaat bergaul dengan orang-orang saleh. Minta nasehat, bimbingan dan pendapat dari mereka. Insya ALLAH mendapatkan keberuntungan dan ketenangan hidup.

    Kisah.. " HARGA SEBUAH PENYESALAN"

    "copas dari ukhti rez-ka ummu azhima"


    Ada seorang anak cowok tunggal yang ditinggal mati nyokapnya
    pas ngelahirin dia.
    Sejak itu bokapnya jadi amat sangat workaholic sekali dan nggak
    married2 lagi.


    Ini anak tapi baek hati dan lemah lembut walopun cuma
    bareng pengasuh aja.
    Pas TK, sementara anak2 laen udah punya sepeda dia masih jalan kaki.
    Pengasuhnya ngadu ke bokapnya,"Tuan, nggak kasian sama den Bagus ?


    Masa sepeda nggak punya... apa tuan juga nggak malu?"
    Iya..nih..bokapnya tuh tajir banget deh. Punya sekian perusahaan..
    maka
    dipanggillah si anak, ditawarin mau sepeda yang kayak gimana merek
    apa..dan si anak cuma bilang, "Nggak usah repot2 pi, aku dibeliin bola
    item bola putih aja.."
    Lho kok gitu? Bingung dong bokapnya. "Kenapa bola item dan putih?"
    "Nggak usah diterangin deh pi. Kalo papi punya uang yaa..beliin itu
    aja."


    Yah, mengingat mereka nggak pernah ngobrol jadi papinya nerima2 aja.
    Nggak berminat lanjutin, maka dibeliin lah tu anak sepeda generasi
    terbaru saat itu, yang paling canggih, plus bola item dan bola putih.




    Trus ni anak masuk SD lah. Pas itu musim sepatu roda. Sekian lama
    pengasuh perhatiin, ni anak nggak minta2 dibeliin sepatu roda sama
    papinya.
    Sore2 cuma duduk aja. Sepedanya juga ditaruh di gudang. Lagi nggak
    musim.
    Pengasuhnya laporan pandangan mata dong ke tuannya hingga si anak
    dipanggil lagi.
    "Nak, kamu mau dibeliin sepatu roda kayak temen2 kamu? kok nggak
    bilang2 papi. Nggak masalah cuma beli sepatu roda aja...".
    Si anak bilang,"nggak pi, bola item dan bola putih saya udah rusak..
    dibeliin lagi aja..nggak usah beli sepatu roda. Lagian lebih murah
    bola kan pi?"


    Yee..si papi geram dong. Ni anak ngeremehin papinya sendiri, atau sok
    merendah ? So, tetep si papi beliin sepatu roda, plus bola item dan
    bola putih.


    Selang beberapa taun, ni anak masuk SMP. Cerita sama
    terulang. Sekarang temen2nya musim rollerblade. Trend baru. Sementara
    sore hari, dia masih setia sama sepatu rodanya.
    Pas bokapnya pulang dari luar negri dan ngeliat anaknya doang yang
    pake sepatu roda, si papi malu banget. Gila, rumah gedong, perusahaan
    banyak, keluar negri terus...eeh anaknya ketinggalan jaman.
    Besoknya, di kamar anaknya udah ada sepasang roller blade baru dengan
    note: "Biar kamu nggak malu".
    Malemnya di ruang kerja papinya ada note balesan: "Pi, kok nggak
    Beliin bola item dan bola putih? Aku lebih suka itu."


    Weleh, si papi pas liat note itu dongkol tambah bingung. Apaan sih
    istimewanya bola item dan bola putih? Emang bisa bikin die beken atau
    nge-tren? Besoknya dan besoknya lagi si papi berkali2 nemuin note
    itu...hingga dia nggak tahan dan membelikan anaknya bola item dan bola
    putih untuk kesekian kalinya. Bener, setelah dapet tu bola, si anak nggak
    ngerongrong bokapnya lagi.


    Pas SMA, yang jaraknya rada jauh, si anak masih berbis ria,temen2nya
    udah ada yang bawa motor en mobil ke sekolahan.
    Suatu hari, tumben papinya di rumah, si anak pulang dianterin temennya
    yang mau ditebengin.
    Papi malu banget. Masa cuma untuk anak satu nggak bisa beliin mobil?
    Maka ditawarin anaknya. Si anak nolak dengan alasan mobil kurang
    praktis, lagian pengen bola item bola putih aja. Si bapak nggak terima
    penolakan. Karna anaknya udah gede, bisa berunding.
    Hingga tercetus keputusan si anak dibeliin motor plus bola item dan
    bola putih tentunya. Dan si bapak kesel juga donk.Udah berapa taun dia
    beberapa kali beliin dua macem bola itu tanpa tau kenapa. Tapi si anak
    nggak ada keinginan dan kemauan ngasih tau sih.


    Hingga tibalah masa kuliah. Karna seneng dan bangga masuk PTN, si anak
    dikadoin mobil. Sampe beberapa bulan si anak masih naek motoor aja.
    Kuliah, pacaran, naek motor aja. Pacarnya juga bingung, kan dia punya
    mobil? Ditanya sama pacarnya, dijawab, abis papi nggak beliin bola
    item bola putih.


    Nggak ngerti anak sendiri sih!
    So, pas makan malem bersama, si pacar bilang sama papi, kenapa si om
    nggak beliin bola item bola putih.
    Si papi sebenernya sensitif sama para bola itu..huh..sampe pacar anak
    gue nyuruh2..ditanya dong kenapa.
    Si pacar bilang kalo mobilnya nggak akan dipake selama nggak dikasih
    bola itu juga.
    Papi bingung dong, di kamar anaknya udah segitu banyak bola item bola
    putih. Buat apa sih, pikir papi. Tapi
    demi gengsi, anak orang lho yang nanya, maka
    besoknya udah ada bola item bola putih buat anaknya.


    Suatu hari anaknya pergi jalan-jalan bawa mobil, sama pacarnya. Yah,
    namanya anak muda, pas lagi di jalan, sedang bercanda ria tiba2 DUARR....!!!
    kecelakaan!!! Segera di bawa ke rumah sakit, si papi juga ditelpon
    sama rumah sakitnya.


    Tabrakannya parah. Mereka berdua nggak ada yang pake
    seatbelt, yang cewek mati seketika dan ni cowok udah sekarat.
    Si papi dateng ke RS.."gimana dok, anak saya?"
    Dokter (dengan tampang empati penuh duka cita) :"Maaf pak, kami tidak
    dapat berbuat banyak.. sepertinya memang sudah waktunya... sebaiknya
    bapak manfaatkan waktu terakhir.."
    Perlahan si bapak masuk, nyamperin anaknya. "Pap, maafin saya..nggak
    hati2 bawa mobilnya.."


    si anak juga nangis karna pacarnya nggak tertolong.
    Si papi nenangin dia...akrablah dua manusia itu
    beberapa saat. Hingga si papi beranggapan ini
    saat terakhir. Dia inget penasaran dia tentang kenapa si anak selama
    ini selalu minta bola item bola putih.
    "Nak, maafin papi selama ini yang selalu sibuk..kamu jadi
    kesepian..maafin papi, nak. Nggak sempet jadi orang tua yang baik."
    Anaknya jawab,"nggak apa-apa pi, saya ngerti kok..Cuma sempet kesel
    kalo papi punya uang lebih malah beliin yang macem2....saya cuma minta
    bola item dan bola putih aja kan?"


    Si papi rasa timing-nya tepat nih, "KENAPA SIH KAMU SELALU MINTA BOLA
    ITEM BOLA PUTIH... ADA APA DENGAN BOLA2 ITU sih…..?"


    (kalian juga penasaran ya..?)


    Si anak jawab dengan terpatah2 dan susah banget, abis udah sekarat dan
    masanya udah hampir sampe...
    "sebab pi...saya..saya..saya..."
    *hep..hep..hep*


    Kepalanya rebah dan nafasnya ilang.
    Si anak udah meninggal sebelum kasih tau papinya.


    Nah, si papi aja yang udah hidup bareng anaknya bertahun tahun nggak
    tau...apalagi saya yang cuma bercerita?

    __________________________
    ________________________________






    GIMANA? Kesel ngak sih?
    Tabokin aja yang pertama kali cerita,tapi
    maapin yang "forward" in
    karena saya juga korban n, g'enak jadi korban sendirian....:p



    [copas dari tawon koplak. Jadi yang mw nabok ya tabokin aja tu anak...^^]

    Nasihat Abu Bakar Ash-Shiddiq

    Sahabat Rasul SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq, berkata, ”Kegelapan itu ada lima dan pelitanya pun ada lima. Jika tidak waspada, lima kegelapan itu akan menyesatkan dan memerosokkan kita ke dalam panasnya api neraka. Tetapi, barangsiapa teguh memegang lima pelita itu maka ia akan selamat di dunia dan akhirat.”

    Kegelapan pertama adalah cinta dunia (hubb al-dunya). Rasulullah bersabda, ”Cinta dunia adalah biang segala kesalahan.” (HR Baihaqi). Manusia yang berorientasi duniawi, ia akan melegalkan segala cara untuk meraih keinginannya. Untuk memeranginya, Abu Bakar memberikan pelita berupa takwa. Dengan takwa, manusia lebih terarah secara positif menuju jalan Allah, yakni jalan kebenaran.

    Kedua, berbuat dosa. Kegelapan ini akan tercerahkan oleh taubat nashuha (tobat yang sungguh-sungguh). Rasulullah bersabda, ”Sesungguhnya bila seorang hamba melakukan dosa satu kali, di dalam hatinya timbul satu titik noda. Apabila ia berhenti dari berbuat dosa dan memohon ampun serta bertobat, maka bersihlah hatinya. Jika ia kembali berbuat dosa, bertambah hitamlah titik nodanya itu sampai memenuhi hatinya.” (HR Ahmad). Inilah al-roon (penutup hati) sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Muthaffifin (83) ayat 14.

    Ketiga, kegelapan kubur akan benderang dengan adanya siraj (lampu penerang) berupa bacaan laa ilaaha illallah, Muhammad Rasulullah. Sabda Nabi SAW, ”Barangsiapa membaca dengan ikhlas kalimat laa ilaaha illallah, ia akan masuk surga.” Para sahabat bertanya, ”Wahai Rasulallah, apa wujud keikhlasannya?” Beliau menjawab, ”Kalimat tersebut dapat mencegah dari segala sesuatu yang diharamkan Allah kepada kalian.”

    Keempat, alam akhirat sangatlah gelap. Untuk meneranginya, manusia harus memperbanyak amal shaleh. QS Al-Bayyinah (98) ayat 7-8 menyebutkan, orang yang beramal shaleh adalah sebaik-baik makhluk, dan balasan bagi mereka adalah surga ‘Adn. Mereka kekal di dalamnya.

    Kegelapan kelima adalah shirath (jembatan penyeberangan di atas neraka) dan yaqin adalah penerangnya. Yaitu, meyakini dan membenarkan dengan sepenuh hati segala hal yang gaib, termasuk kehidupan setelah mati (eskatologis). Dengan keyakinan itu, kita akan lebih aktif mempersiapkan bekal sebanyak mungkin menuju alam abadi (akhirat). Demikian lima wasiat Abu Bakar. Semoga kita termasuk pemegang kuat lima pelita itu, sehingga menyibak kegelapan dan mengantarkan kita ke kebahagiaan abadi di surga. Amin.

    )-( 10 Tips Sukses Dicintai Allah )-(

    1. Benahi niat ikhlashmu
    2. Jadikan Allah no. 1
    3. Tempatkan Allah di hatimu
    4. Dzikir/ingatlah Allah
    5. Rajin sholat & ibadah-ibadah lainnya
    6. Jauhisemua tempat yang Allah benci
    7. Sering-seringlah berdo'a
    8. Buanglah semua penyakit hati. seperti : iri hati, sombong dsb
    9. Selalu berprasangka baiklah pada Allah
    10. Berbuat baiklah pada manusia & alam
    ( Gema Insani )

    "Ya Allah...aku mohon mencintaiMU & dicintaiorang-orang yang mencintaiMU & amal-amal yang menjadikan aku mencintaiMU...
    Ya Allah ...jadikanlah cintaku kepadaMU lebih besar daripada cintaku pada diri sendiri, keluarga & air dingin"
    Amin

    Yuk ..! kita sama-sama melakukannya. mulai dari diri sendiri & mulai saat ini ...

    )-(

    Aku Wanita Muslimah

    Jangan ragu untuk menanyakan mengapa
    Ketika aku berjalan
    Aku berjalan dengan martabat
    Ketika saya berbicara
    Aku tidak berbohong

    Saya seorang wanita muslim
    Tidak semua dari saya Anda akan melihat
    Tapi apa yang harus Anda menghargai
    Apakah itu pilihan yang saya buat adalah bebas

    Aku tidak terganggu dengan depresi
    Aku tidak tertipu atau disalahgunakan
    Aku tidak iri wanita lain
    Dan aku pasti tidak bingung
    Aku menjalankan bisnis sendiri kecil saya
    Setiap sen saya peroleh adalah milikku
    Aku belajar ke sekolah & kepekerjaan
    Dan tidak, itu bukan kejahatan!

    Anda sering menatap saat aku berjalan
    Anda tidak mengerti cadar saya
    Tapi kedamaian dan kekuasaan saya telah menemukan
    Karena saya sama dengan laki-laki apapun!

    Saya seorang wanita muslim
    Jadi, tolong jangan kasihanilah aku
    Karena Allah telah membimbing saya untuk kebenaran
    Dan sekarang aku akhirnya bebas!

    " Wahai orang-orang yang beriman, masuklah ke dalam Islam secara Kaffah"

    Islam adalah agama yang di turunkan oleh Allah kepada Rasulullah SAW, untuk mengatur hubungan

    1. manusia dengan Allah
    2.manusia dengan dirinya sendiri
    3 Manusia dengan manusia yang lain

    I. Allah mengeluarkan Aturan untuk manusia, bagaimana Allah menjadi Ridho kepada manusia dalam Ibadah (hubungan manusia dengan Allah). Jadi Ibadah yang di terima Allah adalah dengan cara :
    1. Sahadat
    2.Shalat
    3. Puasa
    4.Zakat
    5.Naik Haji jika mampu

    II. Allah mengeluarkan Aturan untuk manusia, bagaimana Allah menjadi Ridho kepada manusia, ketika manusia mampu mengikatkan dirinya dengan Allah, ketika memperlakukan dirinya sendiri. Yaitu menyesuaikan dengan aturan Allah.

    Contoh
    1. bagaimana tata cara berpakaian wanita keluar rumah, menutup aurat, yang terlihat hanya muka dan telapak tangan.
    2. Bagaimana pria ketika keluar rumah menutup aurat, karena aurat pria dari pusar hingga di bawah lutut. Bagaimana ketika dia berolah raga maka kalau pake celana pendek di atas lutut artinya dia sedang pamer aurat, dan berdosa di hadapan Allah.
    3. bagaimana tata cara makan dan minum, harus yang halalan toyiban, halal zatnya, halal tata cara memperoleh hartanya, Toyiban, baik menurut Allah adalah yang alami.
    4, jujur, bijaksana, amanah, sabar di nilai oleh Allah. Sabar ketika memperjuangkan aturan Allah, sabar ketika dicaci maki di jalan Allah.

    Bukan sabarnya dalam kemaksiatan, sabar di kasih makan benda haram, sabar di suntik benda haram dan beracun.Ini sabar yang salah...

    III. Allah mengeluarkan Aturan untuk manusia, bagaimana Allah menjadi Ridho kepada manusia, ketika manusia mampu mengikatkan dirinya dengan Allah, ketika memperlakukan/ memberlakukan Aturan dalam hubungan manusia dengan manusia lain.
    Yaitu :

    1. Idiologi, tata cara pandang kehidupan dengan Islam
    2. Politik, dalam Islam , menyelesaikan persoalan umat dengan aturan Allah
    3. Ekonomi, Syariah, berbasis ekonomi Rill, tidak boleh ada lelaki yang menganggur (kecuali masih anak2), negara memberikan/mencarikan pekerjaan yang Halalan Toyiban.
    4. Hukum, Syariah.. Hukum Allah yang di berlakukan di dunia itu berlaku hingga negeri Akhirat, dan menjadi penebus dosa, dan sebagai pencegah manusia lain berbuat jahat, keji, kejam, perusak, hingga kehidupan manusia lain terlindungi dari kejahatan.
    5. Kesehatan/kedokteran. berdasarkan Halalan Toyiban, dan Thibunabawy, canggih dan mutahir , menerima teknologi tinggi sebagai penunjang kesehatan umat dan berdasarkan konsep Halalan Toyibandalam produksi obat-obatannya.
    6. Militer, pemerintahan dll... semua ada aturannya.

    Jadi Islam itu lengkap Ibu...Kaffah, menyeluruh dan sistematis, merupakan sistem yang kokoh dan mampu mensejahterakan seluruh manusia, alam dan kehidupan

    jadi seorang muslim, harus melengkapi kehidupannya dalam 3 hal diatas tadi.
    1. Ibadah kepada Allah, Sholat ya..harus
    2. pelihara ahlak, jujur, amanah, bijaksana, sabar, ya harus
    3. menerapkan Ilmu-ilmu Islam dalam kehidupan, ya..harus

    Jadi tidak bisa kita hanya memilih salah satu aja, atau salah 2 aja, tetapi ke tiganya harus sama-sama kita terapkan , kita jalankan, dan kita perjuangkan dalam kehidupan ini, untuk penentuan tempat kita nanti.
    Uploaded with the Flock Browser - http://www.flock.com

    Menyebarkan Salam

    Rosulullah saw. pernah bersabda bahwa di dalam surga itu terbagi dalam kamar-kamar. Dindingnya tembus pandang dengan hiasan di dalamnya yang sangat menyenangkan. Di kamar itu pula terlihat pemandangan yang tak pernah dilihat di dunia dan terdapat suatu hiburan yang tak pernah dirasakan manusia di dunia.
    "Untuk siapa kamar-kamar itu ya Rosulullah?" tanya sahabat.
    "Untuk orang yang mengucapkan dan menyemarakkan salam, untuk mereka yang memberi makan bagi orang yang membutuhkan, dan untuk mereka yang membiasakan puasa dan sholat di waktu malam, saat manusia lelap di dalam mimpinya”.
    "Siapa yang bisa melakukan itu, dan bagaimana caranya?" tanya sahabat lagi.
    "Mereka yang bila bertemu dengan kawannya memberi salam. Dengan begitu, berarti dia telah menyemarakkan salam. Mereka yang memberi makan kepada ahli keluarganya sampai berkecukupan, dengan begitu berarti termasuk orang yang membiasakan selalu berpuasa. Mereka yang sholat 'Isya dan sholat Shubuh berjama'ah, dengan begitu termasuk orang yang sholat malam, di saat orang-orang sedang tidur terlelap" Begitu Nabi saw menjelaskan sabdanya kepada para sahabatnya.
    Salah satu amal yang mulia dalam syariat Islam, yang diceritakan pada hadits di atas diantaranya adalah MENGUCAPKAN SALAM.
    Ketika seseorang menyatakan اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ kepada orang lain, berarti orang tersebut didoakan: bahwa kalian dalam perlindungan Alloh , atau Alloh bersamamu dan selalu menyertaimu.
    Dalam riwayat yang lain, Rosul saw bersabda bahwa mengucapkan salam itu merupakan sebaik-baik perbuatan, baik kepada orang yang kita kenali atau tidak.
    Sedangkan menjawab atau membalas salam, ketika ada yang mengucapkan salam kepadanya hukumnya adalah wajib, bisa pribadi atau kolektif. Jika yang diberi salam satu orang maka dia wajib (fardlu ‘ain) untuk menjawabnya, namun ketika yang diberi salam lebih dari satu (banyak orang), maka kewajiban menjawabnya gugur dari salah satunya jika yang lain telah ada yang menjawabnya.
    Adapun adab mengucapkan salam dijelaskan dalam sabda Nabi saw:
    Orang yang berkendaraan memberi salam kepada yang berjalan. Yang berjalan memberi salam kepada yang duduk, dan yang sedikit memberi salam
    kepada yang banyak. (HR. Bukhori-Muslim), dan dalam Hadits Bukhori: “yang kecil memberi salam kepada yang besar”.
    Begitu pula ketika kita masuk rumah disyari’atkan memberi salam. Sedangkan jika kita ingin masuk ke rumah muslim yang lain kita harus meminta izin terlebih dahulu kemudian kita mengucapkan salam. Begitu pula kita disyari’atkan mengucapkan salam ketika memasuki dan meninggalkan majelis.
    Mengucapkan salam yang lengkap adalah ucapan:
    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    Sebaliknya, Rosul saw melarang kita sesama muslim mengucapkan ‘alaika salam.
    Diriwayatkan dalam Hadits Abu Dawud & At Tirmidzi:
    “Jangan kalian ucapkan ‘alaika salam, karena sesungguhnya ‘alaika salam itu adalah salam kepada orang yang telah mati”.
    Hikmah dari tradisi mengucap salam yaitu akan tumbuh rasa saling cinta mencintai dan kasih mengasihi diantara muslim sebagaimana dinyatakan oleh Nabi saw:
    “Kalian tidak akan masuk surga sehingga beriman, dan kalian tidak beriman sehingga saling mencintai, suka kah aku menunjukkan sesuatu jika kalian lakukan akan timbul saling mencintai diantara kalian? Sebarkanlah salam diantara kalian.” (HR. Muslim) .***

    Penulis :
    Usayd Abdullah